MOM TIME

 

ME TIME

Apa yang orang lakukan saat sedang mengalami stres, merasa bosan, penat, atau bahkan cenderung depresi? Banyak hal, ada yang memperbanyak zikir dan do’a, ada yang membaca buku-buku motivasi, pergi liburan singkat, atau sekedar berdiam diri di kamar sambil berbaring menyantap kudapan, dan menonton acara favorit. Setiap orang pasti pernah berada pada titik lelah dan butuh untuk menenangkan atau hanya sekedar mengambil jeda dari rutinitas yang terkadang membosankan, menguras pikiran, tenaga, dan emosi.

Sebagai seorang ibu pekerja dengan dua balita, yang tentunya sangat rentan dengan stres, kami para ibu juga membutuhkan waktu untuk “mewaraskan diri”, seperti yang sering kita dengar, “ibu-ibu juga butuh me time agar tetap waras”. Apa itu ‘me time’? Me time adalah meluangkan waktu untuk diri sendiri, menurut beberapa buku psikologi, me time penting untuk kesehatan dan kesejahteraan mental. Adapun beberapa manfaat me time yang dilansir dari Psychology Today, menurut psikolog Bourg Carter, PsyD, seperti yang dikutip dari harian kompas (11/08/2020) :

1.      Memberikan kesempatan otak untuk beristirahat, menjernihkan pikiran, mengurangi stres, sekaligus merevitalisasi tubuh.

2.      Meningkatkan konsentrasi dan produktivitas karena pikiran jadi lebih jernih.

3.      Bisa mengetahui apa yang benar-benar diinginkan diri sendiri dan lebih mengenal diri sendiri.

4.      Dapat kesempatan untuk berpikir lebih mendalam sehingga bisa lebih efektif untuk memecahkan persoalan.

5.      Setelah me time, orang menjadi lebih menghargai hubungan dengan dengan orang lain, sehingga kualitas hubungan dengan orang lain jadi meningkat.

Kenapa me time dampaknya lebih terasa pada kaum ibu, karena peran dan fungsinya yang sangat penting dalam mengelola lingkungan keluarga. Menjadi seorang istri, ibu pekerja, dan mengurusi dua anak kecil yang sedang waktunya menjelajah, tentu saja, ibu perlu lebih banyak mengatur emosi dan tetap bersikap dan berpikir positif. Energi positif didapatkan dari meluangkan waktu untuk diri sendiri, hal ini seperti mengisi daya baterai telepon selular yang telah dipakai seharian. Meskipun untuk mendapatkan me time perlu usaha dan sedikit perhitungan, namun tak jarang kita para ibu dibayangi perasaan bersalah saat menyenangkan diri sendiri. Namun, yang perlu kita ingat bahwa, menyenangkan diri sendiri adalah salah satu bentuk rasa kasih sayang kita kepada keluarga kita, agar mereka senantiasa merasakan kenyamanan saat berada di dekat kita, dengan memberikan sosok terbaik dari diri kita.

Comments

Popular posts from this blog

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN GENERASI 80-an, 90-an, DAN 2000-an

MENJAGA HUBUNGAN DI LINGKUNGAN KERJA

LAPORAN KEGIATAN STUDI TIRU