KISAH DAJJAL
Salah satu dari tanda-tanda akhir zaman adalah munculnya Dajjal. Dajjal akan muncul dan menebarkan fitnah di muka bumi ini. Siapakah Dajjal? Dajjal adalah manusia yang ditangguhkan umurnya, sama seperti nabi Isa A.S. Ia dilahirkan di daerah sekitar Palestina di dekat daerah Sodom dan Gomorah (umat kaum Luth) dalam keadaan cacat di matanya. Dajjal adalah keturunan Yahudi, orang tuanya merupakan penyembah berhala yang berbentuk sapi betina, kedua orang tuanya terlahir dari pasangan sedarah, dan Ibunya hamil saat masa menstruasi. Mereka dikarunia seorang anak setelah menikah selama 30 tahun. Sejak kecil, Dajjal sudah membuat orang tuanya menderita. Saat bayi, selama 4 tahun yang dilakukan hanyalah tidur siang dan malam, dia tidak mau menyusu, dan dia tidak bisa berjalan. Ibunya meninggal karena pembengkakan payudara, akibat ASI yang tidak dikeluarkan. Suatu hari saat Dajjal tiba-tiba terbangun dari tidurnya, dia ditemukan tidur dan membuang kotoran di salah satu berhala terbesar, hal ini menyebabkan orang tuanya dihukum dan di penjara.
Setelah kedua orang tuanya dipenjara,
Dajjal diambil oleh hakim kota, namun saat azab menghantam desa Samiri karena
banyaknya maksiat, Allah SWT., memerintahkan malaikat Jibril untuk
menyelamatkannya, dan membawanya ke sebuah pulau di tengah-tengah lautan luas,
yaitu laut Yaman. Di pulau itu, terdapat makhluk melata yang berbulu lebat yang
bernama Al Jassasah, yang bisa berbicara layaknya manusia. Malaikat Jibril
memerintahkan makhluk tersebut untuk merawat anak itu. Yang dilakukan Dajjal
selama di pulau itu adalah tidur sepanjang tahun.
Saat dia sudah semakin besar, dia
memutuskan untuk mengembara, dalam pengembaraannya itu, dia bertemu dengan nabi
Ibrahim A.S., nabi Musa A.S., dan nabi Isa A.S.. Pada awalnya, dia adalah
pengikut nabi Musa, namun karena perbuatannya mengajak Bani Israil membuat
patung anak lembu, maka dia diusir oleh nabi Musa, dan pergi mengembara lagi di
berbagai tempat.
Beberapa saat sebelum kelahiran nabi
Muhammad SAW., Dajjal kembali ke pulau tempat Al Jassasah berasal, dan
terbelenggu di pulau tersebut selama 63 tahun lamanya. Setelah bebas, Dajjal
kembali mengembara dan tiba di segitiga bermuda, dan bertemu dengan setan, dan
membuat sekutu untuk menjerumuskan manusia.
Dikisahkan
bahwa Dajjal masih hidup hingga saat ini, dan hanya dapat dibunuh oleh Isa Al
Masih, Putra Maryam. Saat waktunya tiba, di akhir zaman. Wallahu wa’alam.
(Dikutip
dari berbagai sumber)
Comments
Post a Comment