PENDAMPINGAN PENGGUNAAN GAWAI PADA ANAK SESUAI USIA
Menjadi orang tua, bukanlah sesuatu hal
yang mudah. Terkadang dibutuhkan usaha yang lebih untuk dapat mendidik dan
membesarkan anak-anak dengan baik. Tantangan yang seringkali dihadapi oleh
orang tua saat ini, adalah kecenderungan anak dengan hal yang instan. Seiring
dengan perkembangan teknologi dan informasi, segala hal yang terjadi dan
terbaru, dapat dengan mudah didapatkan.
Anak-anak saat ini dimanjakan dengan
hadirnya teknologi dalam segala hal. Percepatan perputaran informasi tentu saja
tidak lepas dari hadirnya alat komunikasi yaitu gadget atau gawai dalam bahasa Indonesia. Penggunaan gawai yang berlebihan
sering dikeluhkan para orang tua. Gawai adalah benda yang memiliki banyak
manfaat, selain memudahkan pekerjaan, juga menjadi sumber hiburan dan informasi.
Namun, dibalik banyaknya manfaat dari gawai, tentu saja terdapat dampak buruk,
jika penggunaannya tidak dibatasi dengan bijak, utamanya untuk anak-anak yang
masih belum mampu menyaring informasi yang masuk dari tontonan yang dilihat
ataupun didengar.
Dirangkum dari kompas.com, berikut kiat
yang dapat kita lakukan agar penggunaan gawai pada anak dapat optimal :
Usia
PAUD
1.
Pilih
program video atau materi yang tidak lebih dari 30 menit.
2.
Gunakan
metode layar sentuh pada aplikasi yang membangun keterampilan menggunakan
teknologi, misalnya cara membuat video atau merekam suara.
3.
Temukan
aplikasi yang dapat merangsang anak usia dini, misalnya aplikasi yang membangun
kecintaan terhadap membaca.
Kelas
1-3 SD
1.
Dampingi
anak belajar membaca artikel sederhana di situs, ulasan, aturan, atau instruksi
pada aplikasi atau permainan daring.
2.
Dampingi
anak mengeksplorasi minat dan bakatnya. Misalnya, anak hobi menggambar, anak
dapat dibimbing untuk menemukan pola gambar yang sesuai atau menginspirasi
dalam menggambar,
3.
Gunakan
gawai untuk mendokumentasikan kegiatan (informasi atau gambar).
4.
Diskusikan
iklan yang mungkin tayang dalam tontonan.
Kelas
4-6 SD
1.
Tanamkan
kebijakan, sopan santun, dan tata krama yang baik dalam kehidupan sehari-hari,
agar anak lebih mudah mengaplikasikannya dalam bersosialisasi di media sosial.
2.
Pahami
cara mengunduh aplikasi atau permainan daring, serta tetapkan aturan durasi
bermain.
3.
Buat
aturan terkait keharusan anak meminta izin jika akan mengunduh sebuah aplikasi.
4.
Antisipasi
kemungkinan anak terpengaruh teman untuk melihat konten yang tidak sesuai.
SMP
1.
Diskusikan
nilai, norma, dan prinsip yang baik dalam keluarga.
2.
Jadilah
panutan dan tunjukkan cara bijak dalam menggunakan gawai, utamanya orang tua.
3.
Dampingi
anak membuat skala prioritas pengerjaan tugas dalam bentuk folder atau bagan.
4.
Dampingi
anak agar dapat mengantisipasi cyberbullying.
5.
Dampingi
anak agar dapat menolak, menghilangkan, mengabaikan, atau tidak meneruskan
konten negatif yang diterima.
SMA
1.
Belajar
mengenai body image, diskusikan
dengan anak terkait alasan atau latar belakang mengapa ia memilih foto dirinya
untuk dipublikasikan.
2.
Jadi
panutan yang baik dalam memandang body
image sendiri.
3.
Dampingi
anak untuk bijaksana memberikan dukungan atau menentukan sikap atas sesuatu.
Demikianlah
kiat yang dapat dilakukan orang tua untuk mengantisipasi dampak buruk
penggunaan gawa pada anak sesuai usianya. Yang terpenting adalah mengelola
waktu dengan baik dan tetap mengutamakan kehidupan sosial di dunia nyata.
Comments
Post a Comment