MUHASABAH DIRI

 

Kehidupan manusia di dunia ini, tak lepas dari khilaf dan dosa, segala perilaku, perbuatan dan sikap kita, mungkin saja menyakiti orang lain, atau bahkan menggiring kita dalam sebuah kemaksiatan. Sebagai manusia, hendaklah kita senantiasa mengingat dosa-dosa kita, karena kita tidak pernah tahu sampai kapan kita akan diberi umur oleh Allah SWT., dan apakah kita masih sempat untuk bertobat. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah bermuhasabah.

Muhasabah adalah sebuah istilah dalam Islam yang berarti introspeksi diri atau evaluasi diri. Muhasabah adalah menghitung perjalanan hidup kita untuk mengetahui perbandingan antara amalan baik dan keburukan yang telah kita lakukan. Muhasabah meliputi hubungan seorang hamba dengan Allah, maupun hubungan sesama makhluk ciptaan-Nya. Muhasabah memiliki kedudukan penting dalam Islam, karena merupakan salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan dan kesempurnaan hidup seorang hamba. Muhasabah juga merupakan salah satu syarat untuk menjadi orang yang pandai, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Orang yang pandai adalah yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang yang lemah adalah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT,” (HR. Imam Turmudzi).

Muhasabah dapat kita dilakukan kapanpun, tetapi biasanya dilakukan saat malam hari sebelum kita beranjak ke tempat tidur. Lalu, bagaimana cara kita untuk bermuhasabah? Berikut ini adalah beberapa cara untuk melakukan muhasabah :

Comments

Popular posts from this blog

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN GENERASI 80-an, 90-an, DAN 2000-an

MENJAGA HUBUNGAN DI LINGKUNGAN KERJA

LAPORAN KEGIATAN STUDI TIRU