KIAT MENGUASAI BANYAK BAHASA
Pernahkah Anda bertemu atau menyaksikan seseorang yang dapat berbicara dengan lebih dari satu bahasa selain dari bahasa ibunya? Apakah Anda bertanya-tanya dari mana dan bagaimana kemampuan tersebut dapat dia kuasai?. Orang yang dapat berbicara dalam beberapa bahasa disebut sebagai multilingual, adapun seseorang yang menguasai beberapa bahasa asing disebut sebagai poliglot, perbedaan yang paling tampak dari keduanya adalah perbedaan motivasi belajar bahasa antara mereka. Jika seorang multilingual mempelajari bahasa asing untuk keperluan sehari-hari (sedang menempuh pendidikan, berbisnis dengan orang asing, atau tuntutan profesi), berbeda dengan seorang poliglot yang mempelajari bahasa untuk menyalurkan kesenangan dan minat khusus, serta menikmati proses belajar bahasa.
Poliglot adalah istilah yang sering digunakan untuk
mendeskripsikan kemampuan seseorang berbicara dalam banyak bahasa. Poliglot berasal
dari bahasa Yunani yang berarti banyak lidah. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), poliglot artinya dapat mengetahui, menggunakan, dan menulis
dalam banyak bahasa. Seorang poliglot biasanya menguasai banyak bahasa, karena
ia memang cinta dan memiliki keingintahuan yang lebih terhadap bahasa.
Belajar beberapa bahasa sekaligus bisa menjadi
tantangan, tetapi dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat menguasai lebih dari
satu bahasa secara efisien. untuk Anda yang ingin dan tertarik untuk menguasai
banyak bahasa, berikut adalah beberapa kiat yang dapat membantu:
1.
Temukan motivasi belajar : Pertama-tama, cari tahu apa motivasimu untuk belajar
bahasa asing. Apakah kamu ingin bekerja di luar negeri, berkomunikasi dengan
teman dari berbagai negara, atau hanya mengejar hobi? Memahami alasan di balik
belajar bahasa akan membantu menjaga motivasi dalam jangka waktu yang lama.
2.
Pilih Bahasa rumpun yang berbeda : Ketika memilih dua bahasa untuk dipelajari,
sebaiknya pilih bahasa yang berbeda. Hindari memilih dua bahasa yang mirip
dalam struktur dan kosakata. Misalnya, jika kamu belajar bahasa Spanyol,
pertimbangkan untuk mempelajari bahasa Rusia atau Mandarin sebagai bahasa
kedua. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam struktur dan kosakata.
3.
Tentukan tujuan utama belajar : Setiap bahasa yang kamu pelajari harus memiliki
tujuan yang jelas. Misalnya, kamu ingin lancar menulis dan membaca dalam bahasa
Spanyol, sementara dalam bahasa Rusia, kamu ingin fasih berbicara. Menetapkan
tujuan akan membantu fokus dalam proses belajar.
4.
Buat rencana belajar yang tepat : Belajar dua bahasa sekaligus bukanlah hal
yang mudah. Buat rencana belajar yang realistis dan konsisten. Bagi waktu
belajarmu dengan bijaksana. Misalnya, alokasikan 80% waktu untuk bahasa yang
menjadi prioritas, dan sisanya untuk bahasa lainnya.
Ingat bahwa kemampuan dan kecepatan seseorang dalam
menangkap bahasa berbeda-beda nikmati prosesnya dan tetap tekun dalam belajar.
5.
Pilih Platform belajar yang cocok dengan metode belajar : Ada banyak platform
belajar bahasa, seperti aplikasi di smartphone, podcast, atau les
dengan tutor. Pilih yang sesuai dengan gaya belajarmu.
6.
Gunakan metode yang variatif : Berbicaralah dengan orang lain yang menggunakan
bahasa yang sedang kamu pelajari, baca buku, dengarkan musik, tonton film, dan
gunakan bahasa tersebut dalam terbitan di media sosial. Beragam metode akan
memperkaya pengalaman belajarmu.
7.
Bedakan ruang belajar : Pisahkan waktu dan tempat untuk belajar setiap bahasa.
Ini membantu otakmu beralih dengan lebih mudah antara bahasa yang berbeda.
8.
Membiasakan diri : Terbiasalah dengan bahasa yang sedang kamu pelajari. Gunakan
bahasa tersebut sehari-hari, dan jangan takut membuat kesalahan. Kesalahan
adalah bagian dari proses belajar.
Ingatlah bahwa kemampuan dan kecepatan yang berbeda dalam menangkap bahasa baru. Tetaplah konsisten dan tekun dalam menjalani proses belajar.
Comments
Post a Comment