RESUME BUKU : Seni Memahami Perasaan Anak

 Judul Buku                  : Seni Memahami Perasaan Anak

Nama Penulis             : Park Jae Yeon

Penerbit                       : Kepustakaan Populer Gramedia

Tahun Terbit               : 2021

Jumlah halaman          : 289 halaman

Isi buku :

Buku ini merupakan buku tentang pengasuhan berbasis empati dan komunikasi emosional. Dalam buku ini, terdapat beberapa hal menarik tentang bagaimana hubungan antara anak dan orang tua, utamanya ibu.

Adapun pokok isi dari buku ini adalah bahwa anak punya dunia emosinya sendiri, anak kadang dianggap berperilaku nakal atau manja dari sudut pandang orang dewasa. Park menekankan bahwa setiap tangisan, tantrum, atau sikap keras kepala punya alasan emosional yang perlu dipahami, bukan sekedar dikoreksi.

Pada bab 1, buku ini menyoroti bagaimana ibu mengenal dirinya sendiri terlebih dahulu, sebab jika orang tua tidak berdamai dengan luka masa kecilnya, mereka cenderung mengulang pola yang sama pada anaknya, kesadaran diri orang tua menjadi kunci agar kasih sayang kepada anak benar-benar tulus dan sehat.

Buku ini memberi contoh percakapan sehari-hari yang realistis, bukan teori kaku, orang tua diajak untuk berhenti sejenak, mendengar, dan melihat dunia dari perspektif anak, sehingga terbangun komunikasi yang penuh empati yang membantu anak merasa aman dan dihargai. Tujuan utamanya adalah agar anak tumbuh menjadi pribadi dewasa tanpa menyimpan luka batin, dengan memahami perasaan anak sejak dini, orang tua bisa mencegah trauma yang terbawa hingga dewasa.

Adapun nilai penting dalam buku ini, yaitu ;

1.     Empati sebagai fondasi pengasuhan anak.

2.     Kesadaran diri orang tua sebelum mendidik anak.

3.     Komunikasi yang sehat untuk membangun rasa aman.

4.     Pencegahan luka batin agar anak tumbuh dengan kepercayaan diri dan kasih sayang.

Buku ini bukan hanya panduan teknis tentang pengasuhan anak, melainkan ajaran reflektif bagi orang tua untuk memahami diri sendiri dan anak secara emosional. Dengan pendekatan empati, Park Jae Yeon mengingatkan bahwa mendidik anak bukan hanya soal disiplin, tetapi juga soal membangun hubungan yang sehat. 

Comments

Popular posts from this blog

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN GENERASI 80-an, 90-an, DAN 2000-an

MENJAGA HUBUNGAN DI LINGKUNGAN KERJA

LAPORAN KEGIATAN STUDI TIRU